Sponsors Link

Adat Istiadat Suku Jawa Upacara Mitoni dan Penjelasannya

Salah satu daerah yang memiliki budaya yang cukup beragam dan cukup kental yang hingga kini masih dilestarikan dan dilakukan dalam kehidupan bermasyarat adalah seperti masyarakat suku Jawa.  

ads

Suku Jawa ini sendri merupakan salah satu suku yang jumlah penduduknya terbesar di Indonesia dibandingkan dengan jumlah masyarakat suku yang lainnya. Oleh karena itulah sobat, tak salah jika suku yang satu ini memiliki sejumlah budaya atau adat istiadat yang beragam dan tentunya masih sangat kental terasa hingga sekarang.

Salah satu budaya dari masyarakat Jawa tersebut yang hingga kini masih dilestarikan dan dilakukan dalam kehidupan sehari  hari adalah seperti adat istiadat suku Jawa upacara mitoni. Apa upacara mitoni tersebut? Berikut ini penulis akan menyajikannya secara lengkap untuk anda. Yuk sobat, langsung saja kita simak ulasan berikut ini. Cekidot.

1.Apa Itu Upacara Mitoni ?

Dalam tradisi Jawa, mitoni tersebut merupakan rangkaian upacara siklus hidup yang sampai saat ini masih dilakukan  oleh masyarakat suku Jawa tersebut. Kata mitoni ini sendiri berasal dari kata “ am “ (  awalan am menunjukkan kata kerja ), + “ 7 “ atau  pitu, yang berarti suatu kegiatan yang dilakukan pada hitugan ke 7.

Atau dengan kata lain, upacara mitoni ini adalah upacara yang dilakukan pada masa kehamilan pertama dibulan yang ketujuh atau dengan kata lain, upacara mitoni ini adalah upacara tujuh bulanan pada kehamilan pertama seorang perempuan. adat istiadat suku jawa saat upacara pernikahan bisa dijadikan sebagai informasi tambahan.

Upacara – upacara yang dilakukan dalam acara ini adalah seperti siraman, memasukkan telor ayam kampung ke dalam kain calon ibu yang dilakukan oleh sang suami, memasukkan kelapa gading muda, memutus lawe atau lilitan, mecah gayung dan periuk, dan minum jamu sorongan

Yang mana semua acara ini merupakan upacara yang dipercaya sebagai sarana untuk menghilangkan petaka, yakni semacam inisiasi yang menunjukkan bahwa upacara – upacara tersebut merupakan penghayatan – penghayatan terhadap unsur kepercayaan yang lama.  

Selain itu, terdapat pula aspek solidaritas primdrial terutama adalah pada adat istiadat yang secara turun temurun dilestarikan oleh kelompok sosialnya.

Karena apabila mengabaikan adat istiadat yang telah turun temurun tersebut, maka hal ini akan mendapat celaan dan nama buruk baik bagi pribadi sendiri terutama pada keluarga besar, sehingga hal ini akan berhubungan dengan nilai sosialnya di kehidupan bermasyarakat. adat istiadat suku jawa upacara ngapati bisa anda jadikan sebagai informasi tambahan.

Apa Makna Lambang Dari Acara Mitoni Tersebut ?

Ada beberapa lambang yang mempunyai unsut dan makna tersendir dalam upacara mitoni tersebut. Lambang  yang digunakan tersebut antara lain adalah sebagai berikut :

  • Sajen Tumpeng

Maknanya adalah pemujaan ( memule ) pada arwah leluhur yang sudah tiada. Karena dipercaya para leluhur yang sudah  tiada bertempat tinggal di gunung yang tinggi .

  • Sajen Jenang Abang, Jenang Putih

Maknanya adalah melambangkan benih pria dan wanita yang bersatu  dalam wujud bayi yang akan lahir tersebut.

  • Sajen Sega Gudangan

Mengandung makna agar sang calon bayi selalu dalam keadaan segar

  • Cengkir Gading

Yang diberi gambar kemajaya dan dewi ratih,  yang maknanay agar jika kelah ankanya lahir maka  jika lelaki akan tampan dan cantik jika perempuan.

Itulah sobat ulasan mengenai adat istiadat suku Jawa upacara Mitoni yang bisa penulis sajikan untuk anda pada psotingan kali ini. Semoga bermanfaat untuk anda yang membacanya. Salam hangat selalu dari penulis.

, , , ,




Oleh :
Kategori : Seni Budaya